STAIDU Banyuwangi kirim auditor untuk external benchmarking di UIN Malang

External Benchmarking untuk peningkatan mutu

Jumat, 24 Juli 2023*

*Banyuwangi* - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ulum Banyuwangi baru-baru ini melakukan kegiatan external benchmarking bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk sharing kualitas dan standar mutu antara kedua institusi pendidikan tinggi Islam yang terletak di Jawa Timur. Selama dua hari, delegasi auditor dari STAI Darul Ulum Banyuwangi berdiskusi, mengunjungi fasilitas, dan berbagi praktik terbaik dengan UIN Malang dalam upaya meningkatkan mutu dan eksistensi pendidikan di masing-masing lembaga.

*Salah satu auditor STAI Darul Ulum Banyuwangi*, Azy Athoillah Yazid, M.E, menyatakan bahwa kegiatan external benchmarking ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan misi lembaga untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa. "Kami sadar bahwa untuk terus berkembang, kami harus belajar dari institusi-institusi lain yang memiliki reputasi baik dan standar mutu yang tinggi. Oleh karena itu, kami memilih UIN Malang sebagai mitra untuk kegiatan external benchmarking ini karena reputasi mereka sebagai salah satu PTKIN terakreditasi unggul di Indonesia," ungkap Azy Athoillah Yazid, M.E.


Dalam kegiatan ini, delegasi dari STAI Darul Ulum Banyuwangi dan UIN Malang mengadakan serangkaian pertemuan yang bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang sistem pengelolaan akademik, pengembangan kurikulum, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, dan penjaminan mutu. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi kedua institusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas program pendidikan yang mereka jalankan.

Selain pertemuan, delegasi juga melakukan kunjungan lapangan ke beberapa fakultas di UIN Malang untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan dan pelaksanaan pendidikan di sana. Mereka mengunjungi fakultas-fakultas yang terkait dengan program studi yang ada di STAI Darul Ulum Banyuwangi. Dalam kunjungan ini, delegasi memiliki kesempatan untuk melihat infrastruktur, laboratorium, perpustakaan, dan sarana lainnya yang digunakan dalam pembelajaran di UIN Malang.

Salah satu aspek penting yang dibahas dalam kegiatan ini adalah penggunaan teknologi dalam pendidikan. UIN Malang telah menerapkan berbagai platform digital dalam pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran berbasis daring. Mereka juga menggunakan sistem manajemen pembelajaran yang terintegrasi untuk memudahkan pengelolaan materi, penilaian, dan interaksi antara dosen dan mahasiswa. Delegasi dari STAI Darul Ulum Banyuwangi sangat tertarik dengan penggunaan teknologi ini dan berencana untuk mengadopsi beberapa praktik terbaik yang telah diterapkan oleh UIN Malang.

UIN Malang memberikan apresiasi atas upaya ini dan menyatakan bahwa program penjaminan mutu menjadi kunci penting dalam meningkatkan reputasi dan akreditasi perguruan tinggi.

Delegasi dari kedua institusi juga membahas tentang program pengabdian kepada masyarakat. Mereka berbagi informasi tentang proyek-proyek pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan dan berdiskusi tentang potensi kolaborasi antara STAI Darul Ulum Banyuwangi dan UIN Malang dalam meningkatkan dampak sosial dari kegiatan pengabdian masyarakat.

Setelah dua hari kegiatan intensif, delegasi dari STAI Darul Ulum Banyuwangi dan UIN Malang menyimpulkan bahwa kegiatan external benchmarking ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak wawasan baru bagi kedua institusi. Azy Athoillah Yazid, M.E. menyatakan, "Kami berterima kasih kepada UIN Malang atas kerjasama dan kebaikan hati mereka dalam berbagi pengalaman dan pengetahuan. Kami yakin bahwa dengan menerapkan beberapa praktik terbaik yang kami pelajari dari mereka, kami dapat lebih maju dalam mencapai visi dan misi lembaga."

Kegiatan external benchmarking ini diharapkan menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat antara STAI Darul Ulum Banyuwangi dan UIN Malang. Dengan berbagi pengalaman dan saling belajar dari institusi lain, diharapkan mutu pendidikan di kedua lembaga dapat terus meningkat, memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

AGENDA
LINK TERKAIT